PRESS RELEASE “TRADER”
Saturday May 25th 2013, 4:12 pm
Filed under: D'Entre

Talk Show bersama G-Bike

Pada hari Selasa, 14 Mei 2013 telah diadakan kegiatan Talk Show bersama G-Bike di RK AGB 202 B. Acara ini dipersembahkan oleh D’Entre dan dihadiri oleh para peserta TRADER, pengurus HIPMA, dan mahasiswa Agribisnis lainnya. Total jumlah peserta yang hadir mencapai 41 orang. Acara ini dihadairi oleh Pak Feryanto W. Karo-Karo, S.P. M.Si yang memberi sambutan pada awal acara serta Pak Ir. Burhanuddin, MM dan Pak Maryono, S.P., M.Sc sebagai narasumber. Tujuan kegiatan ini adalah memperkenalkan G-Bike kepada para peserta dan mengetahui program  kerja apa saja yang ada di G-Bike.

Konsep acara ini lebih mengarah ke sharing atau diskusi santai mengenai kewirausahaan. Sebagai narasumber, Pak Burhan menekankan bahwa dalam acara ini para peseta diharapkan mengaggap tiga orang dosen yang hadir sebagai rekan untuk sharing dan melupakan sejenak kedudukan dosen-mahasiswa sehingga suasana yang tercipta lebih hangat dan tidak kaku. Acara dimulai dengan pembukaan oleh MC yang dilanjutkan kata sambutan dari Pak Fery. Setelah sambutan, MC langsung memanggil moderator pada talk show ini yaitu Nusron Habiburrahman.

 Petama-tama Pak Burhan menyampaikan hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan para pebisnis dalam berhadapan dengan investor. Hal ini sangat penting dan bermanfaat khususnya bagi mahasiswa agribisnis agar mampu meyakinkan investor akan bisinis yang kita ajukan. Kemudia dilanjutkan dengan memperkenalkan G-Bike karena sampai saat ini masih banyak mahasiswa yang tidak mengetahui apa itu G-Bike. Pada dasarnya, G-Bike (Gugus Bsinis dan Kewirausahaan) merupakan suatu organisasi di bidang kewirausahaan yang berperan sebagi konsultan bisnis bagi mahasiswa, dosen, dan perusahaan.

Pada sesi tanya jawab, tiga orang mahasiswa mendapat kesempatan untuk menyampaikan pertanyaannya. Dari tiga pertanyaan yang diberikan berkaitan dengan G-Bike dan kiat-kiat dalam bertemu investor, salah satu pertanyaan yang paling menarik yang diberikan oleh Angga Cahyo Utomo adalah apakah G-Bike mau bekerjasama dengan HIPMA dalam Unit Koperasi yang rencananya akan diadakan oleh HIPMA. Narasumber memberi jawaban yang positif dan menekankan bahwa itulah harapan dari mereka sebagai pengurus G-Bike.

Pesan dari Pak Maryono adalah beliau mengharapkan agar mahasiswa dapat bekerjasama dengan G-Bike serta terciptanya hubungan dosen dan mahasiswa yang lebih akrab. Pak Burhan memberi masukan agar diciptakan komunikasi yang lebih berimbang antara dosen dan mahasiswa supaya ada keterbukaan dan tidak selalu urusan akademik, serta mahasiswa harus membiasakan bekerja teamwork.



PRESS RELEASE “TRADER”
Wednesday May 15th 2013, 8:38 am
Filed under: D'Entre

“Pelatihan Penulisan Proposal Bisnis”

            Rabu, 8 Mei 2013 telah dilaksanakan kegiatan Pelatihan Penulisan Proposal Bisnis di RK AGB 202B. Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian acara TRADER yang diadakan oleh D’entre. Acara ini dihadiri oleh 7 tim peserta TRADER serta 15 orang pengurus HIPMA. Dengan diadakannya Pelatihan Penulisan Proposal Bisnis ini diharapkan para peserta semakin memahami teknik penulisan proposal yang baik dan benar guna menghasilkan proposal bisnis yang meyakinkan  bagi para investor.

            Acara dimulai dengan pembukaan dari Bintang sebagai MC, lalu pemberian sambutan dari ketua HIPMA dan langsung dilanjutkan oleh pemberian materi oleh Dani Yoga. Materi yang diberikan meliputi teknik-teknik penulisan proposal bisnis yang tepat serta strategi-strategi yang diperlukan guna menghasilkan proposal yang baik. Narasumber memberi penjelasan dengan mendetail sehingga para peserta dapat menangkap materi dengan jelas.  Selain itu narasumber memperbolehkan peserta bertanya langsung di tengah pemberian materi jika ada poin yang tidak dimengerti.

            Setelah pemberian materi, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Pada sesi ini para peserta memberi pertanyaan seputar penjelasan mengenai kepemilikan perusahaan, STP dan 4P, deskripsi produk yang baik, rancangan anggaran, serta penjelasan mengenai risiko bisnis kepada investor. Acara berjalan kurang lebih selama satu jam dan diakhiri dengan pemberian kenang-kenangan kepada narasumber oleh Ketua HIPMA Angga Cahyo Utomo serta penutupan oleh MC.



BEDAH LOMBA
Monday May 13th 2013, 1:03 pm
Filed under: Uncategorized

PRESS RELEASE BEDAH LOMBA

“Ekspansi untuk Agribisnis’ers yang Jauh Lebih Prestatif”

Oleh : Akhmad Solihin

Kamis, 1 Mei 2013

Pukul 17.00 WIB @RK. Agb 202 b

Organized by Creativity and Career Development Department (CCDD)

 HIPMA IPB 2013

 

Menulis dapat dianalogikan sebagai kegiatan memasak. Jika beberapa orang akan memasak menu yang sama dengan bahan baku yang sama pula, hasil masakannya atau rasanya tidak mungkin sama 100%.  Begitu pula menulis, walaupun tema tulisannya sama seorang penulis mempunyai gaya dan karakteristik masing-masing yang berbeda dalam menulis sehingga sangat mudah mengenali hasil karya tulis seseorang. Maka jangan sekali-kali melakukan penjiplakan dalam menulis karena itu sangat mudah diketahui.

Ada beberapa tips sederhana yang diberikan Pak Solihin dalam menulis, yang utama adalah kenali topik dari sebuah karya tulis atau lomba karya tulis yang akan anda ikuti. Sebaiknya seorang penulis menguasai dari topik yang diberikan dan dianjurkan untuk memilih yang sesuai dengan bidang yang ditekuni. Setelah menguasai topik, harus memperhatikan kesesuaian tema dengan tulisan yang akan kita buat jangan sampai menyimpang diluar tema. Perhatikan impact dari tulisan anda harus bersifat public dan netral, tidak memihak pada satu pihak, memberikan solusi atas permasalahan yang diberikan dan dapat diaplikasikan. Ikuti aturan yang sudah ditetapkan panitia (jumlah halaman sebaiknya tidak kurang atau lebih dari yang ditetapkan), penciptaan judul harus menarik dan provokatif, serta isi tulisan disajikan secara jelas dan mudah dimengerti. Setelah menyelesaikan tulisan, jangan lupa memeriksa ulang seluruh tulisan. Jangan cepat merasa puas dengan apa yang sudah kita tulis. Kemudian cek tanggal deadline pengumpulan karya tulis dan prosedurnya (email, post atau menyerahkan langsung), lebih baik dikumpulkan sebelum tanggal yang ditetapkan. Setelah itu, lakukan konfirmasi kepada pihak panitia, apakah sudah diterima atau belum.

 

TEMA 1 “Riset Ekonomi dan Bisnis Inklusif”

 

Tema lomba 1 tentang riset ekonomi dan bisnis inklusif ini diadakan oleh  Fakultas Ekonomi Universitas Sebelas Maret, Solo, Jawa Tengah.   Perlombaan karya tulis ini dibagi ke dalam 3 sub-tema yaitu ekonomi pembangunan, manajemen, dan akutansi yang mengarah kepada ekonomi kreatif. Dalam acara bedah lomba lalu, Pak Solihin memberikan gagasan sebuah topik yang dapat kita ajukan dalam lomba yang sesuai dengan bidang agribisnis. Topik tersebut adalah “Kewirausahaan Sebagai Solusi Terhadap Masalah Pembangunan”. Contoh suatu permasalahan yang dapat kita angkat adalah masalah pembangunan hotel-hotel yang tidak bersahabat dengan lingkungan sekitar seperti menutupi pemandangan daerah sekitar karena terlalu tinggi,  dapat menurunkan daratan karena tidak kuat menahan beton-beton gedung (hotel bertingkat di wisata pantai), dan pembangunannya merugikan masyarakat sekitar. Solusi yang dapat diusulkan adalah membangun hotel-hotel yang bersahabat dengan lingkungan dan masyarakat setempat seperti merubah sistem pembangunan hotel tidak dalam bentuk bertingkat tetapi dalam bentuk rumah/pendopo.

 

TEMA 2 “Sustainable Future for Human Security”

 

Lomba karya tulis yang kedua ini diadakan oleh Univesitas Kyoto, Jepang pada tanggal 18-21 Oktober 2013 dalam bentuk International Conference. Konferensi ini dibuka untuk lebih dari 350 partisipan baik dari Eropa, Asia, maupun Afrika. Pak Solihin membagi tema tersebut kedalam 5 kelompok yaitu demokrasi dan demokratisasi kekerasan, politik keamanan atau perlindungan energi, atmosfer publik, ruang publik, dan politik perkotaan, pemerintah global dan pembangunan, serta menciptakan masa depan yang penuh kenangan/sejarah dan identitas. Contoh pemasalahan yang dapat diangkat untuk demokrasi dan demokratisasi kekerasan adalah kekerasan antar umat beragama yang terjadi di beberapa belahan dunia. Untuk politik keamanan energi dapat diangkat dari permasalahan yang sering terjadi di Indonesia tentang tindakan para pendemo pada saat melakukan aksinya yang sangat berbahaya (bakar-bakar mtor atau mobil) belum ada undang-undang yang mengaturnya atau solusi untuk mencegah tindakan tersebut. Selanjutnya untuk topik ruang publik dan politik perkotaan dapat diangkat dari permasalahan hak-hak pejalan kaki lima yang diambil paksa pengendara motor roda dua. Topik terakhir tentang penciptaan masa depan yang memiliki identitas dapat mengambil permasalahan ancaman kebangsaan atau hilangnya bahasa suatu negara akibat pengaruh global dan transbudaya.

 

TEMA 3 “Innovative Solution for the Future of Indonesia”

 

Lomba karya tulis yang ketiga ini juga berbentuk International Conference yang diadakan PPI Perancis bersama dengan Penerima Beasiswa dari Indonesia yang belajar di Perancis pada Oktober 2013. Solusi inovatif masa depan Indonesia dapat dilihat dari dua sisi Indonesia sebagai negara agraris dan Indonesia sebagai negara kepulauan dapat dibahas dari segi keunggulan komparatif dan kompetitif yang dimiliki Indonesia. Salah satu contoh permasalahan yang dapat diangkat adalah ekspor mangga gedong yang terkendala produksi yang musiman, tidak dapat berproduksi setiap waktu padahal permintaan ekspornya sangat tinggi. Anda dapat memberikan solusi aplikatif tentang permasalahan tersebut yang dikaitkan dengan keunggulan komparatif dan kompetitif.

 

TEMA 4 “Langkah Strategis dalam Pencapaian MDG’s (Millennium Development Goals) demi terwujudnya kesejahteraan yang berkelanjutan di Indonesia”

 

Lomba karya tulis ini diadakan oleh Lingkar Studi Mahasiswa Ekonomi dan Bisnis (LSME) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya Malang. Terdapat 8 sub-tema dari perlombaan ini diantaranya yaitu meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan gizi anak, mencapai lingkungan hidup yang berkelanjutan melalui sumber energi alternatif baru, menciptakan inovasi baru dalam memenuhi ketahanan pangan, menanggulangi penyebaran HIV & AIDS, mengimplementasikan pendidikan dasar untuk semua, memberantas kemiskinan dan kesenjangan sosial, mewujudkan program pemberdayaan perempuan dalam bidang politik dan hukum, dan mengembangkan kemitraan global melalui ekonomi kreatif. Contoh-contoh permasalahan yang dapat diangkat adalah meninjau kembali program KB apakah baik untuk kesehatan ibu yang mengikutinya dan bandingkan dengan program lainnya atau kemandekan program pengembangan alternatif energi di Indonesia (misalnya pada komoditi jarak).

 

TEMA 5 “Sustainability of Energy in Indonesia : Technical, Economics, and Regulations Perspectives”

 

Lomba essay atau karya tulis ini diadakan oleh UKM Penalaran Universitas Airlangga tentang ketahanan energi  di Indonesia. Lomba ini mempunyai beberapa sub-tema yaitu langkah strategis menuju ketahanan energi tak terbarukan Indonesia dengan perspektif ekonomi, langkah strategis menuju Ketahanan energi tak terbarukan Indonesia dengan perspektif hukum, dan langkah strategis menuju ketahanan energi tak terbarukan Indonesia dengan perspektif teknis. Oleh karena kita menekuni bidang agribisnis dan merupakan orang ekonomi, kita dapat membahas ketahanan energi tak terbarukan dalam prespektif ekonomi yang dimiliki Indonesia.

CEK..CEK..info lomba jelasnya sudah di ada di group fb dan email agb47
#semoga bermanfaat;-)

 

 

 

 

 

 

 



OBSESI 2
Monday May 13th 2013, 12:56 pm
Filed under: CCDD,Hipma

PRESS RELEASE

Obsesi 2 vs Kajian Kewirausahaan

Senin, 25 Maret 2013

 

 

Mosi: pelarangan impor bawang sebagai peluang usaha berkembangnya usaha bawang lokal

Pro: Deni, Dandy, Azwar anas (AGB 48)

Kontra: Putra, Alias, Aldi (AGB 48)

 

Pihak Pro:

 

Pengantar :

Mahalnya harga bawang dikarenakan adanya permainan oleh importir. Petani tidak bisa menjual di pasar karena harga yang akan dijual terlalu tinggi. Para pedagang harus berfikir dua kali dalam menanggapi hal tersebut. Permainan importir merugikan petani dan konsumen. Kebijakan impor harus ditekan agara petani bisa belajar lagi dalam pengusahaantani mereka. Meskipun tidak terjadi dalam jangka panjang, masyarakat harus lebih mandiri dalam hal penyediaan pangan. Selain itu diperlukannya kerjasama dalam hal pengembangan produk lokal dengan LIPI atau badan-badan lainnya.

 

Adanya permainan importir yaitu jika petani lokal panen harganya akan menjadi murah. Jika seperti itu maka akan merugikan petani lokal, sedangkan importir seolah memiliki kekuasaan dalam hal pengendalian harga.

 

Ketersediaan produk dalam negeri merupakan masalah yang krusial. Dalam pemenuhan pasar dalam negeri, bukan impor solusinya tetapi perbaikan infrastruktur pertanian. Impor tidak solutif karena kita butuh kemandirian pangan. Kita harus percaya pada petani lokal, bahwa produksi bawang merah bisa dilakukan swasembada.

Kesimpulan: Ketika produk impor masuk, konsumen akan lebih menyukai produk impor daripada lokal, sehingga impor bukan merupakan solusi untuk meningkatkan gairah petani lokal untuk berproduksi lebih baik lagi.

 

kontra:

Pengantar:

Impor bisa dilakukan karena: pertama, adanya perjanjian CAFTA yaitu suatu negara bisa melakukan ekspor/impor ke negara lain. Kedua, kebutuhan bawang di Indonesia tinggi karena usaha kuliner banyak. Ketiga, program-program tidak berjalan baik di Indonesia dalam hal pengelolaan usahatani. Bawang tidak bisa ditanam di sembarang tempat, di Indonesia hanya ada pada daerah tertentu saja. Jika impor di stop maka harga bawang akan naik, sehingga impor ini tidak boleh dilarang. Yang terjadi saat ini adalah bawang impor dari luar negeri ditahan, sehingga dipasar langka dan menyebabkan harganya naik.

 

Pada petani lokal tidak semua daerah bisa ditanam. Pada petani usaha sekala kecil dengan infrastruktur yang kurang baik, masalah pendidikan yang masih rendah, serta masih menggunakan cara tradisional, maka secara kualitas dan kuantitas akan kalah dengan impor. Jadi impor bukanlah jalan yang buruk untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, karena setiap negara memiliki keunggulan absolute dan komparatif masing-masing. Selain itu pembuat kebijakan juga telah membuat persyaratan-persyaratan untuk barang yang masuk dari luar negeri, sehingga kebijakan impor sah saja untuk dilakukan.

 

Dari sisi lain kita lihat bahwa petani lokal dilapangan pola pikirnya ketika surplus berpikir bagaimana bawang bisa di salurkan ke tempat yang menguntungkan. Seharusnya petani harus memiliki pola pikir yang berhubungan dengan penyesuaian harga. Kita tidak bisa melepaskan diri dengan negara lainnya, karena kita telah tercatat dalam perjanjian CAFTA.

Pengantar: Kriteria melakukan impor yaitu ketersediaan dalam negeri kurang, sarana produksi yang kurang baik di dalam negeri, serta konsumsi terhadap produk yang bersangkutan sangat banyak, oleh karena itu impor merupakan tindakan yang sah saja untuk dilakukan.

 


 

DOKEMENTASI KEGIATAN

 

 



Gathering Acara TRADER (Training and Development Young Agribusiness Entrepeneur)
Wednesday May 08th 2013, 9:42 pm
Filed under: D'Entre

Rabu, 1 Mei 2013 telah dilaksanakan Gathering TRADER di RK AGB 202 A. Acara ini dihadiri oleh peserta TRADER, 4 orang mentor, serta 20 orang dari HIPMA. Acara dibuka oleh MC dan dilanjutkan pemberian kata sambutan dari Ketua Pelaksana, Budiman  dan Ketua Divisi D’Entre Sabilil Hakimi. Dalam acara ini, peserta dan seluruh hadirin diberi penjelasan mengenai apa itu TRADER serta rangkaian acara TRADER untuk sebulan ke depan. Rangkaian acara TRADER terdiri dari Technical Meeting dan Mental Selling, Pelatihan Pembuatan Proposal, Temu Investor serta Pelaksanaan Bisnis.

Acara dilanjutkan dengan penjelasan Mini Banking dari pihak SES-C yang disampaikan oleh Divisi BMT. Mini Banking merupakan divisi dari SES-C yang menyediakan pinjaman bagi para pebisnis, khususnya di IPB. Pemberian pinjaman tersebut harus memenuhi syarat-syarat yang telah ditentukan. Syarat-syarat tersebut di antaranya pihak Mini Banking akan melihat proposal bisnis serta kelayakan usaha.

Acara dilanjutkan dengan sesi perkenalan dari masing-masing mentor yang terdiri dari Mas Dani Yoga AGB 47, Mas Agung, Mas Ivan Agb 47, Mas Frandy Taqwa S. AGB 45. Para mentor ini merupakan mahasiswa agribisnis yang telah memiliki banyak pengalaman di bidang bisnis. Mereka memperkenalkan diri secara singkat dan memaparkan mengenai kesibukan serta bisnis yang tengah dijalaninya. Selanjutnya masing-masing peserta memperkenalkan diri dan kelompoknya serta memaparkan rencana bisnis yang akan dijalankan.

Sesi selanjutnya diadakan talkshow dengan moderator Sabili dan Zulkifli dari HIPMA serta para mentor sebagai narasumber. Talkshow ini membahas pertanyaan-pertanyaan dari para peserta yaitu mengenai permasalahan-permasalahan seputar bisnis. Para mentor memberikan solusinya masing-masing kepada para peserta serta sharing mengenai permasalahan bisnis yang pernah dihadapi selama ini.

Berikut ini adalah daftar peserta TRADER 2013 AGB 49:

DAFTAR PESERTA TRADER 2013

No Nama
I TIM ALPHA
1 Dewi Aggraeni
2 Farikhatul Maisaroh
II TIM BETA
3 Avisenna Siregar
4 Diandra Rizko
5 Fachryan Muhaimin
6 Ivan Hannoeridai
7 Firmansyah
III TIM CHARLIE
8 Anja Azizah
9 Dian Anggraini
IV TIM DELTA
10 Marc Ludwig Doangan Nauli
11 Febry
12 M.Solihin
V TIM ECHO
13 Andra Wahyu W
14 Indra Gunawan
15 Achmad Alfian
16 M.Hasan Sidiq
VI TIM FLAMINGO
17 Danvi
18 Dendi
VII TIM GOLF
19 Meutri
20 Dwi Jayanti Nur Aini
21 Siti Faridah