• Public Speaking Class with Prabu Revolusi!

    IMG_4608 (1410 x 940)

    Pada hari Sabtu 13 September 2014 di RK AGB 202A telah diadakan acara Agribusiness Public Speaking Class pada pukul 07.30 hingga 12.00. Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan public speaking dan kemampuan presentasi bagi mahasiswa khususnya untuk mahasiswa agribisnis. Dalam kegiatan ini, narasumber yang diundang adalah saudara Prabu Revolusi, yaitu seorang presenter, news anchor dan public speaker. Tema yang diusung pada acara Agribusiness Public Speaking Class ini adalah “Growing The Future Through Speaking”. Dengan tema yang sesuai dengan jargon agribisnis, diharapkan mahasiswa dapat membangun masa depan dengan turut mengemukakan pendapat dan melakukan aksi nyata.

     Acara dimulai dengan pembukaan oleh MC saudara Ananda Fardian Syarief dan saudari Faradhilla Putri Rangkuti (AGB48). Setelah itu, acara selanjutnya adalah pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh saudara Rizky Prayogo Ramadhan (AGB48). Kemudian, ketua pelaksana Agribusiness Public Speaking Class yaitu saudara Cahyo Setyo Utomo (AGB48) memberikan sambutan dan pengantar mengenai pentingnya mengembangkan softskill individu yang salah satunya adalah kemampuan untuk berbicara di depan umum. Sambutan selanjutnya yaitu dari Ketua HIPMA 2014. Saudara Salman Fajri (AGB48) memberikan penekanan mengenai pentingnya memiliki kemampuan komunikasi yang bagus yang akan berguna dalam kehidupan sehari-hari maupun nanti dalam dunia kerja. Selanjutnya, adalah sambutan dari perwakilan Dosen Agribisnis oleh Bapak Ach. Firman Wahyudi, S.P, M.Sc. Kemudian acara selanjutnya adalah penampilan band SHELBY dengan anggota Taufiq, Ahmad Reezky, Ahmad Gemilang, Yasser, dan Rani.

    Acara berikutnya adalah pemaparan materi Public Speaking oleh Prabu Revolusi yang dipandu oleh moderator yang merupakan Mojang Berbakat Kota Bogor 2014, saudari Astria Mutiarasari. Pertama, Prabu Revolusi bercerita mengenai latar belakangnya sebelum menjadi public speaker. Menurutnya, kemampuan untuk berbicara di depan umum bukanlah dilahirkan namun merupakan proses latihan terus menerus.

    Materi yang dibawakan oleh Prabu Revolusi yaitu tentang Public Speaking Basic Course. Karena setiap manusia terlahir memiliki kemampuan untuk berbicara, maka seharusnya tidak ada masalah untuk berbicara di depan umum. Namun yang sering menjadi kendala adalah banyak orang yang gugup dan panik saat berbicara didepan banyak orang. Permasalahan umum yang sering membuat orang gugup saat berbicara di depan umum adalah tidak berbicara dengan hati namun hanya dengan logika.

    Kemampuan Public Speaking harus dikuasai oleh setiap orang karena komunikasi adalah rahasia kesuksesan yang paling teruji. Penelitian dari Harvard menyatakan bahwa 77% pengusaha yang memiliki kemampuan untuk berkomunikasi yang baik lebih sukses dibandingkan dengan yang tidak. Terdapat 4 elemen sukses dalam Public Speaking, yaitu :

    • Dalam keberhasilan berbicara, mental keberanian berbicara berperan sebanyak 70%.
    • Konteks pengetahuan berbicara memiliki porsi sebesar 20%.
    • Keterampilan untuk berbicara seperti intonasi serta power suara hanya berperan sebesar 9%.
    • Yang paling penting dari semuanya adalah sincerity atau ketulusan berbicara, meskipun persentasenya hanya sebesar 1%.

    Disamping 4 elemen sukses dalam public speaking, terdapat 4 karakter public speaker, yang akan mempengaruhi keberhasilan seseorang saat berbicara di depan umum.

    • The Entertainer, yaitu kelompok pembicara yang menghibur.
    • The Harmonizer, yaitu para pembicara yang memotivasi.
    • The Debater, yaitu para pembicara yang mengkritisi.
    • The Analyzer, yaitu para pembicara yang menganalisa secara terstruktur.

    Dengan mengetahui karakter masing-masing, maka seseorang akan lebih mudah melaksanakan 4 elemen sukses dalam public speaking. Sesi selanjutnya adalah sesi tanya jawab. Pertanyaan pertama yaitu dari saudari Rani, AGB 50. Pertanyaannya adalah bagaimana cara mengkomunikasikan pemikiran kita ke orang yang levelnya lebih tinggi. Menurut Prabu Revolusi, saat berkomunikasi, perlu diadakan penyesuaian pendekatan kepada siapa kita pembicara. Jika lawan bicaranya superior, maka lawan bicara diajak untuk berkontribusi dalam pembicaraan sehingga lawan bicara yang levelnya lebih tinggi bisa menyesuaikan level pembicaraannya dengan kita. Namun saat lawan bicara lebih inferior, maka kita harus tampil lebih meyakinkan saat menjelaskan sesuatu.

    Pertanyaan kedua yaitu dari saudari Ros, AGB 50 , yaitu mengenai apa yang harus dilakukan jika saat kuliah ingin menyampaikan pendapat tetapi merasa gugup dan merasa pendapat yang kita sampaikan tidak sesuai. Caranya adalah dengan menghadapi rasa takut dan sering-sering berlatih.

    Pertanyaan ketiga adalah dari saudari Ai, AGB 50 yaitu mengenai bagaimana alur berbicara yang baik dan sistematis agar lawan bicara mengerti apa yang kita bicarakan. Cara mudah untuk belajar berpikir sistematis adalah dengan melihat suatu hal secara keseluruhan. Dengan mengetahui suatu hal secara keseluruhan, maka di pikiran kita akan terbayang secara visual dan akan lebih mudah untuk menyampaikan pendapat kita ke orang lain.

    Sesi selanjutnya adalah praktek Public Speaking, yaitu oleh Ai (AGB50) dan Ozy (AGB49). Mereka berdua diminta untuk mendeskripsikan sebuah objek. Rumus untuk berbicara di depan publik adalah berbicara satu menit untuk dapat berbicara lima menit, tiga menit untuk dapat berbicara selama sepuluh menit dan mampu berbicara selama lima menit agar mampu berbicara selama tiga puluh menit. Dalam berbicara, intonasi, power dan gesture mendukung penampilan kita saat berkomunikasi. Tangan berperan dalam mengatur intonasi pembicaraan. Kita juga harus memanfaatkan stage yang diberikan sehingga dapat menguasai audiens. Selain itu, cara kita menghasilkan suara juga mempengaruhi keberhasilan seseorang dalam berbicara. Suara bulat yang berasal dari diafragma bisa lebih mempengaruhi audiens karena suaranya terdengar lebih jelas.

                Setelah sesi praktek berakhir, acara dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat dan kenang-kenangan oleh Cahyo Setyo Utomo. Kemudian acara selanjutnya adalah penyerahan doorprize kepada para penanya dan peserta praktek. Dengan berakhirnya acara ini, diharapkan para mahasiswa bisa memperoleh tambahan pengetahuan mengenai cara berkomunikasi yang baik.

    Creativity and Career Development Department

    HIPMA Kabinet Mahakarya Cinta 2013/2014

Leave a Reply