• OBSESI IV: Mahasiswa, Wirausaha, dan AEC 2015!

    IMG_6296 (3204 x 2136)

    OBSESI (Obrolan Santai Ekonomi Agribisnis) merupakan salah satu program kerja Creativity and Career Development Department dibawah naungan HIPMA. OBSESI merupakan program kajian agribisnis dengan membahas isu-isu yang terjadi di dunia nyata dalam upaya peningkatan pengetahuan dan wawasan seputar dunia agribisnis. Kali ini OBSESI mengangkat tema “Peran Mahasiswa di Bidang Kewirausahaan dalam Menghadapi AEC 2015”. Acara ini diadakan di Rk. AGB 202b pada tanggal 6 November 2014. Acara dimulai pada pukul 19.30 hingga pukul 21.00 yang dihadiri mahasiswa Agribisnis angkatan 48, 49, dan 50 serta beberapa mahasiswa dari departemen lain. Dengan tema tema “Peran Mahasiswa di Bidang Kewirausahaan dalam Menghadapi AEC 2015, narasumber yang diundang yaitu tiga orang dari CHOCOOfaza yaitu dua orang owner dan satu orang bagian pemasaran yaitu Aldi Maulidiansyah, Zakki Mubarok dan Rininta Suci Lestari serta moderator oleh M. Miftahul Ihsan.

                Acara dimulai dengan pembukaan oleh MC yaitu Tri Fauzi Nurhuda dan Aninda Nadya Bilqis. Kemudian acara dilanjutkan dengan pembacaan tilawah oleh saudara Fathur Rahman sebagai Qori dan sambutan oleh saudara Salman Fajri selaku ketua Himpunan Profesi Mahasiswa Peminat Agribisnis (HIPMA). Setelah sambutan, acara kemudian dilanjutkan dengan Talkshow bersama Chocoofaza dan dimoderatori oleh M. Miftahul Ihsan.

                Talkshow dimulai dengan presentasi dan sharing-sharing oleh CHOCOOfaza. Latar belakang CHOCOOfaza merupakan ide mahasiswa IPB untuk membuat minuman coklat instan untuk memanfaatkan Indonesia yang merupakan salah satu penghasil kakao terbesar ke-3 di dunia. CHOCOOfaza pertama kali dijual pada 11 Desember 2013. CHOCOOfaza juga memiliki jargon yaitu “Everyday is Holiday”. Menurut Owner CHOCOOfaza hal terpenting untuk menjadi seorang wirausaha adalah kemauan yang kuat untuk menjadi wirausaha. CHOCOOfaza lebih memilih benefit yang didapat oleh konsumen dibandingkan hanya money oriented dan bagaimana menciptakan win-win solution. CHOCOOfaza memiliki enam varian rasa dan empat varian kemasan, selain itu CHOCOOfaza juga memiliki kemasan papercup untuk event-event tertentu. Saat ini CHOCOOfaza sudah memiliki tiga orang bagian produksi, satu orang bagian supply chain dan satu orang bagian pemasaran. Untuk saat ini pemasaran CHOCOOfaza dilakukan secara offline dan online menggunakan jejaring social seperti Facebook (chocoofaza), Twitter (@chocoo_faza), Path dan Instagram. CHOCOOfaza memiliki reseller di beberapa kota di Indonesia diantaranya yaitu Jakarta, Bekasi, Makassar, Banjarmasin, Lampung, Depok, Medan, Surabaya, Bandung dan lain-lain serta pernah ekspor ke Singapura, Malaysia dan Kanada. CHOCOOfaza juga dapat diolah menjadi beberapa produk turunan seperti kue, puding dan lain sebagainya. Setelah presentasi dan sharing-sharing dari CHOCOOfaza dilanjutkan dengan Tanya-jawab dengan peserta OBSESI. Tanya-jawab diadakan dalam satu sesi dengan tiga buah pertanyaan.

                 Talkshow diakhiri dengan closing statement dari setiap pembicara dan dilanjutkan dengan pemberian sertifikat serta bingkisan kepada pembicara dan moderator yang diberikan oleh saudara Salman Fajri selaku pembicara dan Astria Mutiarasari selaku ketua pelaksana. MC pun mengakhiri acara OBSESI pada malam hari tersebut dengan pembagian doorprize dan penutup.

    Creativity and Career Development Department

    HIPMA 2013/2014 Kabinet Mahakarya Cinta

    Post Tagged with , , , ,

Leave a Reply