Amsterdam (AMS and Trader Graduation Moment)
Saturday June 20th 2015, 1:07 pm
Filed under: D'Entre,D'Prime,Hipma,Press Release

PRESS RELEASE

AMSTERDAM (AMS & TRADER GRADUATION MOMENT)

 

            AMSTERDAM (AMS & TRADER GRADUATION MOMENT) Merupakan acara malam puncak dari rangkaian kegiatan AMS & TRADER yang merupakan program kerja dari Departmen of Public Relation and Information Media dan Departemen of Entrepreneurship dibawah naungan HIPMA IPB. Kegiatan tersebut diadakan pada tanggal 12 Mei 2015 pukul 18.30-20.30 WIB.

Acara dibuka oleh MC yaitu Tri Fauzi dan Farikhatul M. AGB 49, lalu dilanjutkan dengan sambutan-sambutan dari ketua pelaksana AMS yaitu Risko Dela Prasetio dan ketua pelaksana TRADER yaitu M. Mubdi Yusuf serta ketua HIPMA yaitu M. Fadli Herdiansyah. Acara dilanjutkan dengan pembacaan award dari AGB 49 dan 50, untuk peserta AMS ada 2 kategori yaitu peserta terfavorit dan terbaik, sedangkan untuk peserta TRADER ada 3 kategori yaitu juara I, juara II, dan juara III. Masing-masing pemenang pun mendapatkan hadiah yang telah disiapkan oleh panitia. Acara tersebut juga diisi oleh hiburan dari Shocked Band AGB 50.

Acara pun diakhiri dengan wisuda AMS dan TRADER dengan pembagian sertifikat kepada semua peserta dan diakhiri dengan foto-foto bersama.



A Moment to Talk Business
Wednesday November 05th 2014, 9:15 am
Filed under: D'Entre,Hipma,Press Release,Uncategorized

Sabtu, 01 November 2014

“Mengkonsumsi susu adalah cerminan dari tingkat kemajuan suatu Negara.Hal itu dibuktikan dengan tingginya tingkat konsumsi susu oleh Negara maju.

(Anonim, 2014)

IMG_8101_renamed_28663IMG_8245_renamed_26443

AEC 2015 adalah issue strategis pada bidangagribisnis Indonesia. Karena agribisnis adalah sektor penting bagi Indonesia yang memiliki potensi kekayaan alam yang luar biasa. AEC dapat bernilai positif saat Indonesia mampu bersaing secara baik sehingga menghasilkan komoditas ekspor yang besar sehingga berdampak positif bagi pendapatan Negara.  Namun, akan berdampak negatif, saat Indonesia kalah bersaing dan ini sudah dibuktikan oleh beberapa komoditas potensial yang seharusnya dapat dioptimalkan di Indonesia, akan tetapi malah diimpor dari Negara lain. Sehingga momen AEC ini harus diteliti dengan seksama dan lebih baik lagi.

Dalam fungsi ekonomi, produksi dipengaruhi oleh Kapital dan Tenaga Kerja. Berdasarkan capital (modal) kita dinilai mampu bersaing. Mengingat dari kekayaan potensi alam Indonesia yang sangat melimpah. Dari sisi tenaga kerja, Indonesia masih belum mampu bersaing. Bahkan secara Indeks Prestasi penduduk Indonesia masih berada pada urutan 160-an dari sebanyak 200 jumlah Negara yang terdaftar di dunia. Sehingga daya saing yang rendah tersebut memiliki keterbatasan dalam hal kreatifitas dan inovasi sehingga komoditas agribisnis dalam hal ini mudah dikalahkan oleh beberapa Negara tetangga.

Salah satu komoditas potensial yang mampu dikembangkan adalah susu. Hal itu disebabkan oleh mengkonsumsi susu adalah cerminan dari tingkat kemajuan suatu Negara yang dibuktikan dengan tingginya tingkat konsumsi susu oleh Negara maju. Tingkat Konsumsi Susu warga Indonesia adalah 11,94 L/Kapita/Tahun. Masih lebih rendah dari India, Malaysia, dan Australia yang memliki nilai sebanyak 42, 22 dan 120 L/Kapita/Tahun. Padahal, susu merupakan komoditas yang tak hanya bernilai ekonomis namun mampu menunjang kebutuhan gizi dan mineral sehingga mampu membuat masyarakat Indonesia sehat dan bergizi yang tentunya akan berdampak positif bagi produktivitas kerja mereka.

Sehingga kami, selaku agent dari Himpunan Profesi Mahasiswa Peminat Agribisnis (HIPMA) IPB tergerak untuk mengkaji sistem agribisnis susu di Indonesia berikut peluang dan tantangan nya dalam menghadapi AEC 2015 yang kami rangkai dalam acara talk show “A Moment To Talk Business (MTB)”. Acara ini diselenggarakan oleh Department of Entrepreneurship (D’Entre) HIPMA. Kegiatan ini diketuai oleh Sugandi, Mahasiswa Agribisnis 49.

Narasumber yang terlibat dalam MTB merupakan pembicara qualified yang memiliki prestasi yang gemilang dalam peranan mereka pada sistem Agribisnis susu. Narasumber tersebut adalah sebagai berikut 1). Bapak Epi Taufik, S.Pt, MVPH, M.Si, P.hd., seorang Ekspertisi/Pakar susu dari Fakultas Peternakan IPB. 2). Danang Suryana, S.Pt., owner Cisarua Farm. 3). Hutomo Triasmoro, S.Kom., owner dari Cattle Milk. Ketiga narasumber tersbeut merupakan alumni dari institut kebanggaan kita semua yakni Institut Pertanian Bogor (IPB).

Acara ini berlangsung dari jam 13.00 WIB s.d 16.30 WIB yang bertempat di RK AGB 202 A yang dipandu oleh MC kondang agribisnis yakni Danvi Sarah (AGB49) dan Ifan (AGB50). Tilawah yang merdu dan menenangkan hati dilantunkan oleh Fathur Rahman (AGB48) dengan Surah Al Qashash ayat 77-81. Selanjutnya, sambutan diberikan oleh ketua pelaksana, Sugandi (AGB49). Kemudian oleh ketua Hipma, Salman Fajri (AGB48). Kemudian diakhiri oleh sambutan perwakilan Departemen Agribisnis yakni ibu Tintin Sarianti, SP. MM.

Menariknya, acara ini memiliki orientasi yang unik yakni bersama sama menyadarkan mahasiswa tentang pentingnya mengkonsumsi susu. Sehingga mahasiswa dapat memperoleh susu yang merupakan menu konsumsi pada hari tersebut. Selain itu, peserta dikejutkan oleh beberapa hal yakni doorprize yang disediakan panitia merupakan doorprize yang mengejutkan. Yakni sebuah handphone. Selain itu, acara ini dihadiri pula oleh mahasiswa asing dari negeri jiran Malaysia. Jumlah keseluruhan peserta yang hadir di dalam acara tersebut adalah sebanyak 50 orang.

Kegiatan talk show MTB ini dimoderatori oleh Nityaningrum Duatibumi (AGB50). Beliau merupakan figur yang tepat untuk memandu acara ini. Selain bersifat kritis, beliau mampu mencairkan suasana tegang acara talkshow temu bisnis ini. Kegiatan talk show diawali dengan pertanyaan seputar agribisnis hilir kepada bapak Hutomo, selaku owner cattle milk. Setelah memahami situasi hilir susu, talk show juga mencoba kritis pada aspek on farm dan hulu yang ditujukan kepada bapak Danang selaku owner dari Cisarua Farm. Tentunya kami, selaku mahasiswa Agribsinis sangatlah beruntung dapat mendengarkan langsung pengalaman agribisnis susu dari hulu hingga hilir dalam talk show ini. Apalagi, talk show diperkuat oleh materi teoritis yang disampaikan oleh bapak Epi. Teori yang masih ternginag di benak kami yang dilontarkan oleh bapak epi adalah “kenaikan 1 derajat suhu lingkungan, mengakibatkan bertambahnya populasi bakteri pada susu sebanak 106 (1 juta)” sehingga perlu diperhatikan aspek distribusi susu dengan dari onfarm yang umumnya berada pada wilayah dingin ke sector setelahnya yang umumnya berada pada lokasi yang lebih panas.

Kesimpulan talk show mengenai tema diatas yang dapat kami simpulkan adalah sejatinya peternak susu perah baik sapi maupun kambing sejatinya mampu membantu pemerintah dalam hal swasembada susu. Namun, hal ini perlu didukung oleh tingkat konsumsi masyarakat oleh karena itulah kesadaran mengkonsumsi susu harus terus kita lakukan. Jadi setelah ini “mari minum susu!!!” (FR/De)

Department of Entrepreneurship

HIPMA 2013/2014 Kabinet Mahakarya Cinta



Mentoring Serentak Jilid II
Thursday March 27th 2014, 1:39 pm
Filed under: D'Entre,Hipma,Press Release

Dua hari berselang dari workshop II divisi D’Entre kembali mengadakan mentoring serentak yaitu pada hari Rabu, 19 Maret 2014 bertempat di pelataran Sekretariat HIPMA. Pada awalnya mentoring serentak ini dilakukan di AGB 202B, namun karena banyak peserta yang berhalangan hadir maka untuk mengefisiensikan pengeluaran yang tidak bermanfaat acara pun dialihkan ke sekitar sekretariat HIPMA. Acara mentoring serentak langsung dimulai pada pukul 17.20, cukup terlambat dari jadwal awal karena para mentor dan peserta ada yang masih dijalan dan sholat Ashar terlebih dahulu.

Para peserta langsung diarahkan kepada mentor masing-masing untuk sharing kendala-kendala selama rangkaian TRADER dari awal pertemuan. Cukup antusias semangat dari peserta TRADER. Mereka mau untuk mendapat ilmu aplikasi bisnis ini diawal waktu agar mereka bisa sukses disaat teman-teman yang lain baru mempelajari kiat-kiatnya. Hasil dari mentoring serentak ini adalah peserta diharapkan sudah memiliki judul proposal bisnis yang akan dikembangkan selama rentang waktu hingga 28 April 2014 mendatang. Sebulan lebih waktu diberikan oleh panitia untuk mengerjakan proposal bisnis dan mempresentasikannya pada Workshop III didepan para investor.

Acara mentoring serentak ini berakhir saat Adzan Magrib dikumandangkan yaitu sekitar pukul 18.15 WIB. Pada mentoring serentak kali ini mentor yang hadir adalah Miftah, Astuti, dan Leo. Ketiganya adalah mahasiswa Agribisnis angkatan 48 yang telah memiliki usaha yang dijalankan sampai saat ini.

 

Department of Entrepreneurship

HIPMA 2013/2014

Kabinet Mahakarya Cinta



Pelatihan Pembuatan Proposal Bisnis
Thursday March 27th 2014, 1:36 pm
Filed under: D'Entre,Hipma,Press Release

DSC_0058

Divisi D’Entre kembali mengadakan rangkaian acara TRADER yaitu pelatihan pembuatan proposal bisnis. Pada kali ini acara diselenggarakan pada hari Senin, 17 Maret 2014. Pembicara yang diundang pun adalah orang-orang yang expert di dalam pembuatan proposal yang baik. Dimulai oleh pembukaan dari MC yang dibawakan oleh Andi Hidayat dan Danvi Sarah (AGB49) lalu dilanjutkan pembacaan tilawah oleh saudara Sugandi (AGB49). Acara tepat dimulai pada pukul 19.20 WIB.

Selanjutnya pemberian materi oleh Bapak Rizal selaku perwakilan dari CDA IPB. Beliau juga adalah alumnus angkatan ke-21 IPB. Pada saat itu karena waktu yang kurang mencukupkan untuk memaparkan seluruh materi sehingga pada sesi beliau langsung pada sesi tanya jawab. Pada sesi ini pak Rizal juga menawarkan ke seluruh peserta maupun panitia yang berminat untuk belajar pengalaman dari event organizer. Para peserta dan panitia juga menyetor email masing-masing agar lebih mudah untuk komunikasi berkelanjutan dengan beliau. Beliau sangat terbuka bagi siapa saja yang pada malam itu belum sempat bertanya bisa menghubungi beliau via email ataupun via sms. Bahkan, salah satu peserta ada yang memberikan kartu namanya kepada beliau agar bisa menjalin link kerjasama maupun kekeluargaan.

Di sesi selanjutnya, pematerinya adalah seorang mahasiswa yang telah mendapat dana hibah dari PKM-K maupun PMW dengan total lebih dari lima puluh juta. Ia adalah Nusron (AGB48) mahasiswa sederhana yang memiliki segudang prestasi. Pada tahun 2012, beliau mampu meloloskan tiga judul proposal PKM didanai oleh DIKTI. Kak Nusron menyampaikan materi dengan cara sharing pengalaman yang ia lakukan. Beliau memberikan berbagai macam tips bagi para peserta dalam menentukan judul dan latar belakang yang baik. Menurut beliau, kunci agar proposal terlihat menarik adalah dibagian latar belakang. Latar belakang adalah rangkuman dari seluruh isi proposal sehingga harus dibuat secara menarik agar para investor tertarik untuk membaca hingga ke isi proposal yang dibuat. Para peserta sangat menerima saran-saran yang disampaikan oleh kak Nusron. Peserta yang hadir lebih dari sepuluh orang tidak mematahkan atmosfer ruangan disaat itu.

Setelah dua menit berjalan, dilanjutkan dengan agenda pengumuman informasi-informasi penting yang dibawakan langsung oleh kepala departemen D’Entre yaitu Fathur Rahman (AGB48). Beliau menyampaikan agar para peserta segera mempersiapkan judul untuk proposal bisnis agar panitia mampu meyakinkan Investor untuk datang ke acara Workshop III dan berperan sebagai investor sekaligus juri penilai proposal bisnis peserta. Acara pun ditutup pada pukul 20.50 karena mengingat anak TPB yang harus berada di asarama pada pukul 21.00.

 

Department of Entrepreneurship

HIPMA 2013/2014

Kabinet Mahakarya Cinta



How to Start a Business!
Wednesday March 26th 2014, 5:46 pm
Filed under: D'Entre,Hipma,Press Release

IMG_5013

Hanya berselang lima hari dari agenda mentoring serentak, D’Entre kembali menyajikan sebuah rangkaian acara yang didesain layaknya business school. Workshop I ini digelar pada hari Senin, 10 Maret 2014 pukul 19.00-21.00 bertempat di RK AGB202B. Tema yang disajikan pula disesuaikan adalah cara memulai suatu bisnis. Materi yang menarik ini dibawakan oleh Pak Burhan selaku dosen Agribisnis IPB.

Kegiatan Workshop I dibuka pada pukul 19.15 oleh Fathur (AGB48) dan Danvi (AGB49) selaku MC selama kegiatan berlangsung. Tilawah yang dibawakan oleh Sugandi (AGB49) menjadi salah satu faktor yang membuat acara Workshop I ini berjalan dengan lancar. Tepat pada pukul 19.20 Pak Burhan memulai berbagi ilmu kepada seluruh peserta TRADER yang hadir pada malam itu. Para peserta terlihat tampak semangat dalam mengikuti rangkaian TRADER ini. Walaupun beberapa peserta tampak kelelahan usai olahraga hingga pukul 18.00, antusias mengikuti Workshop I tetap ada pada diri mereka. Terlihat beberapa peserta datang dengan pakaian olahraga. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar peserta TRADER serius mengikuti dan menjalani setiap rangkaian hingga di akhir rangkaian pada bulan Mei mendatang.

Poin penting yang dapat dipetik dari materi yang dibawakan oleh Pak Burhan adalah seorang wirausaha tidak perlu memikirkan “bagaimana kalau….” Atau bisa dikatakan terlalu banyak mencari sisi buruk yang mungkin akan timbul dari ide bisnis tersebut. Tak perlu menanggapi hal tersebut cukup lakukan saja aksi nyata secara fokus dan konsisten. Beberapa peserta juga tampak percaya diri untuk langsung bertanya pada Pak Burhan mengenai hal-hal yang mereka kurang paham. Situasi kelas semakin hidup karena terciptanya komunikasi interaksional yang sangat baik antara peserta dan Pak Burhan.

Di akhir rangkaian ada beberapa pengumuman timeline tugas-tugas yang harus diselesaikan oleh seluruh peserta yang disampaikan secara detail oleh Fathur. Untuk lebih mengakrabkan diri, diadakanlah sesi foto bersama antara panitia, peserta, dan Pak Burhan selaku pemateri di Workshop ini. Sesi foto diambil dengan latar belakang spanduk TRADER.

Rangkaian acara terjadwal selanjutnya adalah Workshop II “Cara membuat proposal bisnis”. Jika pada kesempatan kali ini anda berhalangan hadir, agendakanlah waktu luang anda selama dua jam pada hari Senin, 17 Maret 2014 ditempat dan waktu yang sama. Dua jam waktu luang anda akan lebih produktif dan bermanfaat. Sekian

 

Department of Entrepreneurship (D’Entre)

HIPMA “Mahakarya Cinta” 2013/2014